:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1497348/original/060763800_1486211153-20170204-Pembukaan_Piala_Presiden_2017-HEL_11.jpg)
Presiden Jokowi lewat Maruarar berharap hajatan Piala Presiden ini dapat menjadi titik balik kebangkitan sepak bola Indonesia. Mengingat, turnamen ini digelar secara transparan dengan kontribusi kepada peserta yang tepat waktu.
"Saya sangat terharu. Empat kali kami mengelola Piala Presiden. Saya sudah melaporkan kepada Presiden dan Presiden juga sangat me-monitoring perkembangan ini, bahwa memang ini waktunya sepak bola Indonesia bangkit," imbuh Maruarar.
"Dengan transparansi, seperti diketahui selama ini kami meminta PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk mengaudit. Khusus untuk tahun ini kami minta untuk mengaudit bukan setelah selesai turnamen, sepanjang turnamen diaudit. Jadi, sebelum selesai pun sudah diaudit."
"Jadi dukungannya luar biasa. Suporternya juga saya pikir setelah makin tahu kalau mau menang itu bukan menyogok wasit, bukan berkelahi, tapi memilih pemain yang bagus, pelatih yang bagus, dan latihan yang bagus," ucapnya.
April 13, 2019 at 05:10PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2Xar8yh
via IFTTT
0 Comments:
Post a Comment