Friday, March 1, 2019

BNN Musnahkan Narkoba Jenis Baru dari Ethiopia

Liputan6.com, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan masal narkoba jenis baru dengan menggunakan mesin incinerator, pada Jumat siang. 

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (1/3/2019), dengan menggunakan mesin incinerator, ribuan narkoba jenis baru seperti daun khat sebanyak 118 kilogram dimusnahkan. Daun khat ini diimpor dari Ethiopia dengan jalur darat dan laut.

Selain daun khat, polisi juga memusnahkan barang bukti narkoba lainnya seperti sabu seberat 9 kilogram dan sekitar 10 ribu pil ekstasi.

Nakoba tersebut merupakan barang bukti dari hasil penanganan kasus narkoba di awal 2019. (Muhammad Gustirha Yunas)

Let's block ads! (Why?)



March 01, 2019 at 03:54PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2EpCaYE
via IFTTT
Share:

Harga Samsung Galaxy J3 2016, Smartphone Garang yang Patut untuk Dimiliki

Liputan6.com, Jakarta Samsung merupakan salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia. Di balik kisah sukses perusahaan elektronik tersebut, ternyata awalnya Samsung merupakan usaha ekspor buah, sayur, dan ikan kering yang dirintis oleh Lee Byung-Chul di Daegu, Korea Selatan.

Namun saat ini, Samsung sudah bertransformasi dan diakui secara global sebagai pemimpin dalam teknologi bahkan sekarang termasuk dalam 10 merek teratas. Samsung terus menghadirkan bermacam-macam jenis gadget dengan beragam variasi dan keunggulannya.

Dari sekian banyak produk smartphone yang dikeluarkan oleh Samsung, J series merupakan seri yang paling banyak digemari. Bagaimana tidak, Samsung J series masuk ke dalam kategori mid-end atau kelas menengah.

Salah satu produk Samsung J series yang disukai adalah Samsung Galaxy J3 2016. Alasan smartphone ini masih banyak diminati karena harga Samsung Galaxy J3 2016 cukup terjangkau dengan spesifikasi yang mumpuni tentunya. Smartphone Samsung Galaxy J3 2016 ini menambah jagoan baru ke dalam segmen entry-level.

Sesuai dengan nama produknya, Samsung Galaxy J3 2016 ini merupakan keluaran tahun 2016. Walaupun kehadirannya sudah cukup lama, namun Samsung Galaxy J3 2016 masih bisa bersaing dengan produk sejenisnya dan masih layak dimiliki di tahun 2019 ini. Apalagi di awal bulan Maret ini, harga Samsung Galaxy J3 2016 mengalami penurunan.

Penasaran dengan spesifikasi dan harga Samsung Galaxy J3 2016 terbaru bulan ini? Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber spesifikasi dan harga Samsung Galaxy J3 2016, Jumat (1/2/2019).

2 dari 6 halaman

Desain dan Fitur Menarik

Dimensi dari Samsung Galaxy J3 2016 ini adalah 142.3 x 71x 7.9 mm. Dengan bobot 138 gram, menjadikan smartphone ini cukup nyaman digenggam karena tidak terlalu tebal dan berat.

Mengusung desain yang elegan pada produknya, Samsung Galaxy J3 2016 memiliki tiga pilihan warna yaitu putih, hitam, dan gold. Namun, untuk warna gold memiliki daya jual yang lebih tinggi dibandingkan dua warna yang lainnya.

Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android Lollipop v5.1.1. Samsung juga menambahkan beberapa fitur untuk Samsung Galaxy J3 2016 seperti Motion Lock. Yakni fitur yang memungkinkan kamu untuk menjawab panggilan telepon ketika melakukan sebuah gerakan, seperti berhenti bersepeda.

Ada juga Ultra Data Saving Mode yang didukung dengan Opera Max untuk mengompresi data seluler, baik itu saat streaming video, membuka gambar, dan segala aplikasi atau situs web. Tak hanya itu, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan radio, RDS, dan perekam suara.

3 dari 6 halaman

Layar dan Prosesor

Smartphone Samsung Galaxy J3 2016 ini membekali layarnya dengan Super AMOLED berukuran 5 inci. Resolusi layarnya sedniri adalah 720 x 1280 pixel dengan kerapatan layar 294 ppi. Hal ini memberikan nuansa tampilan yang tajam, terang, dan sudut pandang yang baik.

Smartphone satu ini dilandasi dengan dapur pacu yang digawangi oleh prosesor Spreadtrum SC8830 serta diimbangi dengan CPU Quad Core 1.2 GHz. Adanya prosesor seperti ini, membuat smartphone ini cukup stabil untuk dimainkan.

4 dari 6 halaman

Konektivitas dan Kamera

Samsung Galaxy J3 2016 sudah memiliki koneksi yang sedang ramai digunakan oleh para pecinta gadget, yaitu jaringan 4G LTE. Memiliki dual-SIM, dan kedua SIM mendukung untuk jaringan 4G. Hanya saja bisa mengaktifkan satu SIM untuk jaringan 4G-nya. Hal ini berarti, kamu tidak bisa menggunakan jaringan 4G secara bersamaan di kedua SIM tersebut.

Samsung Galaxy J3 2016 ini juga memiliki konektivitas Wi-Fi, Bluetooh, dan NFC. Ya, NFC ini sangat jarang ditemui di smartphone dengan kategori kelas mid-end ini.

Kalau kamu menyukai fotografi dan selfie, Samsung Galaxy J3 2016 ini bisa menjadi pilihan untuk dimiliki. Ya, untuk kamera depannya saja sudah memiliki kamera berukuran 5 MP dan dilengkapi dengan keberadaan LED Flash.

Untuk kamera belakang Samsung Galaxy J3 2016 ini dibekali dengan kamera berukuran 8 MP. Ya, kamera ini tentunya dilengkapi dengan autofocus dengan f/2.2 aparture yang lumayan. Kamera belakang smartphone ini juga dilengkapi dengan LED Flash.

5 dari 6 halaman

Baterai dan Memori

Keunggulan dari Samsung Galaxy J3 2016 ini adalah baterai removeable alias baterai yang bisa dilepas. Hal ini sangat menguntungkan, karena biaya pergantian baterai removeable lebih murah dibandingkan dengan baterai non-removeable.

Mengusung baterai Li-ion sebesar 2.600 mAh. Kalau kamu mengaktifkan jaringan 3G dengan aktif, maka daya tahannya bisa mencapai 10 jam. Samsung Galaxy J3 2016 ini menyematkan fitur fast charging, sehingga kamu perlu mengisi baterai yang habis selama 2,5 jam.

Samsung Galaxy J3 2016 ini membawa RAM sebesar 1,5 GB. Ukuran RAM yang lumayan besar ini mampu mengimbangi prosesor yang dibawa oleh smartphone ini. Nah, untuk ukuran memori internalnya, Samsung Galaxy J3 2016 memiliki dua pilihan yaitu, berukuran 8 GB dan 16 GB. Selain itu, ada juga memori eksternalnya yang bisa di upgrade hingga 128 GB.

6 dari 6 halaman

Harga Samsung Galaxy J3 2016 Terbaru

Berdasarkan hasil pantauan Liputan6.com dari beberapa kanal online, harga Samsung Galaxy J3 2016 terbaru saat ini berkisar Rp 1,5 jutaan. Kamu bisa membelinya di e-commerce langganan ataupun di media online lainnya.

Let's block ads! (Why?)



March 01, 2019 at 03:40PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Tgnx3B
via IFTTT
Share:

Kejar Xpander, Toyota Geber Penjualan Avanza

Liputan6.com, Jakarta - Model baru dari low multi purpose vehicle (LMPV) andalan PT ToyotaAstra Motor (TAM), Avanza resmi meluncur pertengahan Januari lalu. Namun, pada bulan yang sama, penjualan kembaran Daihatsu Xenia ini malah disalip oleh pesaing beratnya, Mitsubishi Xpander.

Penjualan Mitsubishi Xpander berhasil terkirim sebanyak 5.708 unit pada Januari 2019. Sedangkan Toyota Avanza, hanya mampu terdistribusi 5.568 unit.

Dijelaskan Anton Jimmi, Direktur Pemasaran TAM, untuk penjualan wholesale sales (pabrik ke diler) pada Februari sekitar 6.000-an unit. Namun, karena perhitungan hari belum selesai sepenuhnya, pastinya bakal dihitung lebih detail.

"Prediksi kita pada Maret 2019 (wholesale) mudah-mudahan bisa di atas 7 ribuan unit lah," jelas Anton saat berbincang dengan wartawan di Yogyakarta, belum lama ini.

Lanjut Anton, untuk SPK Toyota Avanza hingga saat ini sudah diklaim mencapai 15 ribuan unit. Bahkan, untuk masa waktu alias inden mobil sejuta umat ini bisa 1,5 sampai 2 bulan.

"Tapi kami akan kejar pada Maret 2019 mudah-mudahan produksinya sudah mulai normal, ke arah 7.000 unit sampai 8.000 unit. Pada April atau Mei kan mendekati lebaran, jadi semoga pada saat itu indennya sudah bisa lebih pendek," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

"Karena kalau kami mau, konsumen itu menunggu ya maksimal satu bulan," tambahnya.

Dengan waktu tunggu yang lebih pendek, maka konsumen tidak bakal berpindah untuk membeli model lain.

"Pengalaman kita untuk peluncuran model baru, inden dari 1,5 bulan sampai 2 bulan itu masih bisa diterima. Tapi kalau lebih dari itu, memang banyak yang tergoda untuk memilih model lain," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)



March 01, 2019 at 03:38PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2H9OSOu
via IFTTT
Share:

Keluarga Uno Deklarasi Dukung Jokowi, BPN: Tak Ada Pengaruhnya

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan orang yang mengatasnamakan Keluarga Uno mendeklarasikan dukungan ke Jokowi dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Padahal Sandiaga Uno juga turut serta dalam pilpres tersebut sebagai wakil presiden dari Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhud Alyuddin menegaskan hal itu tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Prabowo-Sandi.

"Silakan saja mengaku sebagai apa pun. Namun kami pastikan tidak ada pengaruhnya bagi elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi yang saat ini terus meningkat," kata Suhud saat dihubungi merdeka.com, Jumat (1/3/2019).

Suhud juga optimis elektabilitas capres-cawapresnya akan terus meningkat. Terutama jelang pemungutan suara 17 April mendatang.

"Kami sangat yakin di masa kampanye hingga menjelang pencoblosan tanggal 17 April 2019 akan ada peningkatan signifikan elektabilitas Prabowo-Sandi yang akan mengantarkan pada kemenangan," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Deklarasi Dukungan

Diketahui, ratusan warga yang mengatasnamakan keluarga Sandiaga Unodi Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Deklarasi dilakukan di Hotel Maqna Gorontalo pukul 22.00 WITA.

Deklarasi dibacakan Rudi Hartono Uno dan disaksikan langsung oleh Jokowi. Wakil Ketua TKN Moeldoko, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman ikut menyaksikan deklarasi tersebut.

Hartono Uno mengatakan, deklarasi dilakukan setelah mempertimbangkan pelbagai hal. Di antaranya mencermati kinerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019 yang telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap pembangunan di Gorontalo.

Hartono Uno mengaku merasakan betul perhatian pemerintah dalam sektor pembangunan infrastruktur.

"Oleh karena itu, kami Keluarga Uno bersepakat mendukung kedua kali Jokowi sebagai Presiden RI," tegasnya.

Reporter: Sania Mashabi

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Let's block ads! (Why?)



March 01, 2019 at 03:25PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2H7imfO
via IFTTT
Share: