Monday, April 1, 2019

DPR RI Luncurkan Perangkat Bantu Daring Mengenai Kebebasan Beragama

Liputan6.com, Jakarta DPR RI terus membuat gebrakan baru guna memperkuat tradisi intelektual DPR RI sebagai pusat ilmu pengetahuan tentang keparlemenan. Bekerjasama dengan ASEAN Parlimentarians for Human Right (APHR) dan National Democratic Instituite (NDI), Bamsoet meluncurkan perangkat bantu daring (online toolkit) tentang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) yang bisa diakses di situs www.forb-asia.org. Website tersebut juga akan ditautkan dalam situs resmi DPR RI di www.dpr.go.id

"Dalam website tersebut terdapat berbagai materi yang berhubungan dengan hak asasi manusia. Khususnya yang berhubungan dengan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. Setiap anggota DPR RI dapat memanfaatkan perangkat bantu daring tersebut untuk membagikan berbagai pengalaman mereka tentang Indonesia. Meskipun majemuk dan plural dari sisi agama dan keyakinan, tapi rakyat Indonesia bisa hidup berdampingan secara damai dan harmonis," ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet saat meluncurkan perangkat bantu daring KBB, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (01/04/19).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Anggota DPR RI Fraksi Partai PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota DPR RI Fraksi PPP Lena Maryana Mukti dan Coordinator Southeast Asian Parliamentary Working Group on Freedom of Religion and Belief Desi Hanara.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menjelaskan, semangat DPR RI mengkampanyekan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan sejalan dengan semangat bangsa Indonesia dalam melindungi dan menjamin kebebasan rakyatnya dalam memeluk agama dan beribadat sesuai ajaran agama yang diyakininya. Sebagaimana telah ditegaskan dalam konstitusi negara, Pasal 29 ayat 2 UUD 1945, bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama dan beribadah menurut agama dan kepercayaan mereka masing-masing.

"Jaminan konstitusi tersebut diperkuat lagi dengan UU No. 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 175 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), UU No. 12/2005 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Hak Sipil dan Politik, maupun UU No. 40/2008 tentang penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Ini menunjukan, dari segi legal konstitusional, negara telah hadir mengayomi seluruh rakyat Indonesia untuk beragama dan berkeyakinan sesuai kepercayaan yang dianutnya," jelas Bamsoet.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini menambahkan, selain dimanfaatkan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan tentang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, perangkat bantu daring tersebut juga bisa memberikan informasi sekaligus memperkuat jaringan setiap anggota DPR RI. Sehingga antar anggota parlemen, khususnya dari kawasan Asia Tenggara, bisa saling membagikan pengalaman keberhasilan (best practise) di tingkat regional maupun internasional.

"Sejak dahulu penganut agama dan aliran kepercayaan di Indonesia bisa hidup damai berdampingan. Menjadikan Indonesia sebagai contoh bagi negara dunia betapa perbedaan agama dan keyakinan justru menguatkan pondasi kebangsaan. Bukan malah menjadi sumber pemicu perpecahan," papar Bamsoet.

Berdasarkan Penetapan Presiden Nomor 1 Tahun 1965 dan Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 1969, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, negara mengakui enam agama yang dianut oleh bangsa Indonesia, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. Bahkan pada November 2017, Mahkamah Konstitusi telah mengakui keberadaan penganut aliran kepercayaan.

"Indonesia punya Pancasila yang mengayomi semua suku, agama, ras maupun golongan. Dalam kurun waktu lima tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, hampir tidak ada gesekan antar pemeluk agama yang mengarah kepada disintegrasi bangsa. Memang harus diakui masih ada beberapa insiden yang ditemukan di masyarakat lantaran adanya miskomunikasi dan kesalahpahaman. Namun dengan dialog yang terbuka, semua bisa dikembalikan kepada semangat kebangsaan," pungkas Bamsoet.

(*)

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:23PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2JUC8OI
via IFTTT
Share:

Video Challenge Makan Lemon Tanpa Ekspresi Ini Bakal Bikin Kamu Ketawa

Sejak diunggah sejak 30 Maret yang lalu, video ini sudah viral di media sosial khususnya twitter. Hingga tulisan ini ditulis, Senin (1/4/2019) video tersebut sudah ditonton sebanyak 327 ribu kali juga mendapatkan 15 ribu lebih retweet dan 10 ribu lebih like.

Beberapa warga net juga mengatakan ikut merasakan asam lemon meski hanya melihat video tersebut, seperti akun Twitter @depj26 yang menuliskan

"Mereka yang makan, gue yang ke aseman dong" tuturnya. 

"Mereka yg makan kok aer liur saya yg menumpuk d mulut liatnya" tulis akun twitter  @irsa_rifani

Atau juga ada yang tertarik dan penasaran mengikuti challenge tersebut. Nah, kira-kira kamu tertarik buat mencobanya enggak nih? 

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:21PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2Uqey07
via IFTTT
Share:

6 Bukti Kocaknya Rektor UNY yang Siap Bikin Kamu Terpingkal-Pingkal

Liputan6.com, Jakarta Memiliki rektor dan jajaran dosen yang dekat dengan mahasiswa serta bisa berinteraksi dengan baik, merupakan impian semua mahasiswa di seluruh Indonesia. Perkuliahan yang serius dan bikin tegang jadi lebih santai kalau begini.

Namun, baru-baru ini jagat media sosial Indonesia dihebohkan dengan viralnya unggahan percakapan yang kocak antara Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan mahasiswinya. Tidak hanya itu, pria bernama Sutrisna Wibawa ini viral karena mau mengurutkan penonton konser berdasarkan IPK-nya yang membuat siapa saja melihat unggahannya senyum-senyum.

Dalam unggahan tersebut, seorang mahasiswi UNY berinisiatif untuk secara tidak langsung mengajukan permintaan kepada sang rektor. Lewat fitur pesan langsung (DM) di Instagram, akhirnya mahasiswi ini memberanikan diri dengan mengajukan beberapa nama penyanyi top untuk diundang ke acara ulang tahun kampus.

Sang mahasiswi setidaknya mengajukan beberapa nama mulai dari RAN, Tulus, Maliq & D'Essentials, Sheila On 7 sampai Raisa. Tak disangka, ternyata rektor UNY ini membalas dengan jawaban yang kocak. Merasa punya pendapat yang sama, Sutrisna sebenarnya setuju.

Menariknya Sutrisna ingin mengadakan konser tersebut hanya untuk kalangan mahasiswa UNY saja. Bagian yang kocak adalah ia mengkategorikan kelas-kelas tempat duduk sesuai menurut IPK. Sebenarnya Rektor UNY Sutrisna Wibawa sering sekali mengunggah foto dengan caption lucu di Instagram. Berikut Liputan6.com rangkum 6 unggahan rektor UNY yang kocak banget, Senin (1/4/2019).

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:20PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2JSlUW8
via IFTTT
Share:

Dukung Industri Kecil, Begini Cara DFSK Menggoda Konsumen Pikap Super Cab

Liputan6.com, Jakarta - Berkembangnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota dan kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dimanfaatkan dengan sangat baik oleh DFSK. Pabrikan asal Cina ini, membuat program khusus bagi pengusaha kecil dan menengah untuk memliki kendaraan komersial ringan, Super Cab.

Dengan acara bertajuk Super Cab Super Untung, yang diselenggarakan perdana di Pasar Modern, Kota Mandiri Harapan Indah, Sentra DFSK Kranji memberikan penawaran menarik bagi calon konsumen, dengan tambahan beragam bonus dan hadiah menarik.

Dijelaskan Wahono, General Manager & Strategic Planning Department Sentra DFSK Kranji-Bekasi, setiap pembelian unit Super Cab, konsumen langsung mendapatkan diskon sebesar Rp 19 juta, ditambah diskon senilai Rp. 10 juta, plus tambahan voucher BBM senilai Rp. 6 juta.

"Kami juga menambahkan bonus berupa kaca film, karpet, free KIR tahun pertama kredit, dan merchandise spesial," jelas Wahono dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Minggu (31/3/2019).

Lanjut Wahono, untukn spesial diskon hanya berlaku pada saat acara berlangsung. Selain tambahan bonus, DFSK juga memberikan undian dengan beragam berhadiah yang berlaku bagi semua konsumen.

"Khusus untuk pembelian DFSK Glory 580 secara tunai maupun kredit bisa langsung mendapatkan hadiah satu unit sepeda motor SYM Bebek Classic. Tanpa diundi, ditambah kaca film dan bingkisan spesial," tambah Wahono.

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:04PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2V9dr25
via IFTTT
Share:

Punya Kelainan Genetik, Lansia Ini Tidak Bisa Mengalami Rasa Sakit dan Stres

Ketika diberitahu tentang mutasi yang dia miliki, Cameron baru mengerti tentang segala pengalaman masa lalunya yang terlihat baik-baik saja. Dia pernah mengalami patah lengan ketika berusia delapan tahun dan tidak memberi tahu siapa pun sampai tulangnya pulih dengan sendirinya meskipun tidak benar-benar normal.

Selain itu, dia bisa memakan cabai yang sangat pedas tanpa terasa kepedasan. Cameron juga menceritakan bahwa dirinya pernah tidak sengaja menyetrika kulitnya dan luka bakarnya sembuh dengan cepat.

"Saya sedikit terhibur ketika mengetahuinya," kata Cameron.

Para peneliti mengatakan bahwa ibu dari Cameron merasakan sakit seperti orang biasa. Namun, putranya atau dalam hal ini saudara Cameron, memiliki mutasi yang kepekaannya terhadap rasa sakit tidak terlalu tajam. Mereka menduga, ayah Cameron telah mewariskan mutasi tersebut.

"Pasien tidak kehilangan sama sekali kepekaan terhadap rasa sakit, tapi kami melihatnya. Ketika mereka msaih muda, mereka mungkin menggigit sebagian lidah dan melukai jari mereka sendiri karena belum tahu itu berbahaya," kata peneliti studi James Cox.

Di sisi lain, meski berbahaya bagi diri mereka sendiri, ada harapan baru dengan adanya temuan ini untuk dunia medis. Khususnya untuk membantu orang-orang yang hidup dalam rasa sakit.

"Setelah kami bisa memahami cara kerja gen baru, kami berpikir tentang terapi gen yang kita lihat dalam dirinya. Ada jutaan orang yang hidup dalam kesakitan dan membutuhkan analgesik baru. Pasien seperti ini memberikan kita wawasan sesungguhnya dalam sistem rasa sakit."

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2WzoyS7
via IFTTT
Share:

Ramaikan Pameran Tekstil, Zilingo Boyong 20 Mitra Pedagang Lokal

Ade menambahkan bahwa Zilingo akan berbicara di salah satu sesi seminar untuk membahas potensi industri fesyen di pasar B2B online. Selain pameran dan seminar, Zilingo juga berpartisipasi sebagai salah satu pendukung utama Indo Project Runway yang kedua, lomba perancang mode yang merayakan kreativitas perancang busana muda Indonesia.

Para peserta terpilih akan ditantang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membuat koleksi siap pakai (ready-to-wear collection) berdasarkan tema yang diberikan. Tiga orang pemenang berhak untuk memenangkan hadiah uang tunai serta kesempatan untuk mendapatkan bahan baku yang mereka butuhkan untuk usaha mereka dari Zilingo Asia Mall.

“Sebagai salah satu pasar terbesar kami, Zilingo mengakui potensi yang dimiliki Indonesia di industri fesyen, mulai dari kualitas pakaian dan tekstil hingga para talenta berbakat di belakangnya. Sebagai platform online terkemuka untuk keperluan fesyen dan gaya hidup, kami bangga mendukung Indo Project Runway untuk menemukan desainer terbaik berikutnya dari Indonesia,” lanjut Ade.

Dengan adanya pameran ini, diharapkan bisa mendorong persaingan di industri garmen dan tekstil. Selain itu, pameran ini menghadirkan lebih dari 600 produsen terkemuka Indonesia untuk kain dan tekstil nonwoven rumahan.

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 02:00PM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2HNz6cY
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Kualifikasi Olimpiade 2020: Timnas Wanita Indonesia Lawan India di Laga Perdana

Jakarta - Timnas Wanita Indonesia menjalani putaran kedua kualifikasi Olimpiade 2020 zona Asia setelah berhasil menjadi runner-up Grup D di putaran pertama kualifiasi Olimpiade 2020 pada November 2018.

Tergabung dalam pot 3 saat pengundian putaran kedua Kualifikasi Olimpiade 2020 zona Asia bersama Filipina dan Hong Kong, akhirnya Timnas Wanita Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Myanmar, India, dan Nepal.

India, yang lolos ke putaran kedua sebagai runner-up Grup C di putaran pertama, akan menjadi lawan pertama tim asuhan Rully Nere di kualifikasi kali ini. Keduanya akan bermain di Stadion Mandalathiri, Mandalay, Myanmar pada Rabu (3/4/2019).

Setelah itu, tuan rumah Myanmar menjadi lawan yang harus dihadapi Timnas Wanita Indonesia di laga kedua. Setelah beristirahat dua hari usai menjalani laga pertama, kedua tim akan bertanding di stadion yang sama pada Sabtu (6/4/2019).

Timnas Wanita Indonesia akan mengakhiri putaran kedua kualifikasi Olimpiade 2020 zona Asia ini dengan menghadapi Nepal, tim yang lolos ke putaran kedua sebagai satu dari dua tim peringkat ketiga terbaik. Pertandingan antara Timnas Wanita Indonesia kontra Nepal akan digelar pada Selasa (9/4/2019).

Sekadar informasi, hanya akan ada tiga tim yang lolos ke putaran ketiga kualifikasi Olimpiade 2020 dari fase ini. Artinya, dengan tiga grup yang ada dengan masing-masing berisi 4 tim, termasuk Grup A yang ditempati oleh Timnas wanita Indonesia, hanya juara grup yang akan lolos ke fase berikutnya.

Tiga tim yang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Olimpiade 2020 akan bergabung dengan lima tim yang memulai kampanye dari fase tersebut, yaitu Australia, China, Korea Utara, Korea Selatan, dan Thailand.

Berita video penjelasan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, soal langkah dalam pembinaan pemain yang nantinya berujung target Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

Let's block ads! (Why?)



April 01, 2019 at 05:00AM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2U69zT9
via IFTTT
Share: